Sertu Miskun dari Koramil 1303/Cijeungjing tak sekadar menjalankan tugas, ia merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin, 29 Juni 2026. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang gencar dilakukannya, ia berupaya merajut benang sinergi antara TNI, para tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Desa. Tujuannya sederhana namun krusial: menjaga rasa aman dan ketertiban di lingkungan yang menjadi rumah bagi kita semua.
Suasana hangat menyelimuti pertemuan di Desa Utama. Bapak Aan, yang menjadi representasi suara masyarakat, tampak antusias menyambut kehadiran TNI. Bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa, diskusi mengalir lancar, menyepakati komitmen bersama untuk terus bergerak bahu-membahu dalam pembangunan dan menjaga stabilitas desa.
"Kami sangat menyambut baik kegiatan Komunikasi Sosial yang dilaksanakan Koramil 1303/Cijeungjing ini. Rasanya tentram melihat TNI hadir di tengah-tengah kami, semakin mempererat tali persaudaraan antara aparat dan warga. Kami siap bergandengan tangan dengan Bhabinkamtibmas dan Pemerintah Desa untuk mengawal keamanan dan mendukung kemajuan Desa Utama, " ujar Bapak Aan, Tokoh Masyarakat Desa Utama.
Sertu Miskun sendiri mengakui bahwa Komsos adalah jembatan tak ternilai untuk membangun kebersamaan. "Lewat Komsos ini, kami ingin benar-benar menyatu dengan masyarakat, mempererat tali silaturahmi, dan mendengarkan langsung apa yang menjadi unek-unek dan harapan warga. Ini semua demi menjaga kedamaian di wilayah kita. Kekuatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan tentu saja masyarakat, adalah kunci utama agar keamanan ini bisa terus terjaga, " ungkapnya penuh semangat.
Dari markasnya, Danramil 1303/Cijeungjing, Kapten Inf Nalim Wabula, menegaskan bahwa Komsos bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah strategi penting. "Komunikasi Sosial adalah cara jitu bagi TNI untuk semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, kita bisa mengantisipasi berbagai potensi masalah sejak dini, karena kita bergerak bersama dalam semangat gotong royong, " jelasnya.
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., tak kalah menekankan arti penting kolaborasi lintas sektor. "Kodim 0613/Ciamis akan terus mendorong seluruh jajaran untuk giat melaksanakan Komunikasi Sosial. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah modal tak ternilai untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong laju pembangunan di daerah kita, " tegasnya.
Senada dengan itu, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., berpesan kepada para prajuritnya. "Prajurit TNI harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjadi bagian dari solusi, dan membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa. Melalui Komunikasi Sosial, sinergi yang sudah terjalin akan semakin kokoh, menciptakan wilayah yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua, " tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menutup pandangannya dengan menekankan bahwa kedekatan TNI dengan rakyat adalah benteng terkuat penjaga keutuhan bangsa. "Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus kita jaga melalui komunikasi yang intens, kepedulian yang tulus, serta kerja sama erat dengan seluruh komponen bangsa. Dengan kebersamaan, setiap tantangan pasti bisa kita hadapi demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat, " pungkas Pangdam.

Miskun